Grid.ID - Kamu ingin memiliki bisnis atau mulai merencanakan bisnis untuk mendapatkan sumber finansial tambahan?
Terkadang menjalankan suatu bisnis membuat orang tidak pecaya diri atau keberanian untuk menjalankan bisnis secara pribadi.
Tak sedikit mereka mulai mencari ide bisnis, kemudian menjalankan ide bisnis bersama kerabat atau teman dekatnya.
Apakah kamu sudah memikirkan dampak buruk yang akan terjadi jika menjalin bisnis bersama teman tak semulun menjalin persahabatan?
Yuk, dipahami 3 hal ini sebelum memulai bisnins bersama teman.
1. Menyamakan Visi dan Misi
Sering bersama dan kenal sejak lama belum cukup jadi modal untuk bermitra dengan saudara atau teman.
Sebab teman yang asyik diajak hang out, belum tentu bisa menjadi partner yang cocok untuk menjadi rekan usaha.
Maka sebelum memulai, gali lebih jauh bagaimana pandangannya terhadap usaha yang akan ditekuni bersama.
Misalnya, kamu berniat sangat serius, bahkan berani meninggalkan karier gemilang di perusahaan tempat kamu bekerja, demi all-outuntuk merintis sebuah bisnis.
Sementara teman ternyata hanya mencari kegiatan pengisi waktu luang atau hanya ingin bersenang-senang bersama kamu saja.
Perbedaan visi, misi serta nilai-nilai seringkali membuat frustrasi dan membuat hubungan rentan bubar.
2. Pembagian Peran dan Tanggung Jawab
Berbisnis mengutamakan sikap profesional.
Ada target finansial yang hendak dicapai, prosedur yang harus dijalankan, dan sistem yang perlu dibangun agar segala sesuatunya berjalan dengan baik.
Dengan demikian perlu ada pembagian tugas dan peran yang jelas sehingga setiap orang memiliki tanggung jawab sesuai perannya.
3. Manajemen Konflik
Perjalanan bisnis tidak selamanya manis sebaiknya pada awal hubungan memulai bisnis penting diutarakan bagaimana sikap dan cara masing-masing dalam menghadapi konflik.
Apa tindakan penyelesaian yang akan dilakukan bila terjadi hal yang tidak menyenangkan dalam hubungan bisnis kamu.
Selamat berbisnis!