Laporan Wartawan Grid.Id, Angriawan Cahyo Pawenang
Grid.ID - Penumpang pesawat milik maskapai penerbangan Royal Brunei Airlines dibuat panik karena adanya powerbank yang meledak saat pesawat sedang terbang.
Pesawat yang terbang dari Hong Kong menuju Bandar Seri Begawan dengan nomor penerbangan BI636 tersebut tampak dipenuhi asap.
Dikutip oleh Grid.ID dari video Instagram @Palembangterkini pada Sabtu (5/1/2019), nampak para penumpang yang menutup hidung dan mulut mereka akibat penuhnya asap di kabin pesawat.
Baca Juga : Kisah Menegangkan Zaskia Adya Mecca dan Keluarga Alami Turbulensi di Pesawat saat Liburan ke Yogyakarta
Asap tersebut akibat dari ledakan powerbank milik salah satu penumpang maskapai tersebut.
Di video tersebut, terlihat asap mengepul dari tas berwarna biru gelap tempat powerbank tersebut meledak.
Dilansir Grid.ID dari Tribunnews pada Minggu (6/1/2019), pihak maskapai membenarkan peristiwa tersebut.
Baca Juga : Inilah Ukuran Powerbank yang Boleh di Bawa ke Kabin Pesawat
Pesawat tersebut juga sampai ke tujuan sesuai jadwal yang sudah ditentukan.
"Awak kabin kami dilatih untuk mengikuti standar operasi prosedur (SOP) untuk menangani insiden seperti itu secara profesional, demi keselamatan penumpang," tulis pihak maskapai.
Di video tersebut, para kru maskapai nampak sigap menghadapi insiden tersebut.
Baca Juga : Ini Dia Kriteria Powerbank yang Boleh Dibawa ke Dalam Pesawat, Powerbankmu Masuk Kriteria Nggak nih?
Pihak Royal Brunei Airlines juga mengingatkan agar para calon penumpang untuk mengecek barang pribadi yang akan dibawa ke pesawat tetrlebih dahulu.
Pada 9 Maret 2018 lalu, melalui Surat Edaran Nomor 015 Tahun 2018 Direktorat Jenderal Perhubungan Udara menerbitkan aturan baru dalam membawa powerbank dan baterai lithium.
Dikutip dari Kompas.com 13 Maret 2018 lalu, Dirjen Perhubungan Udara Agus Santoso dalam siaran pers mengatakan,“Hanya peralatan dengan daya yang besar yang kami tangkal, yang kecil silahkan saja dengan perlakuan tertentu sesuai aturan."
Baca Juga : Beli Powerbank Harga Promo, Namun Tak Kunjung Mengisi Saat Digunakan, Setelah Dibuka Isinya Mengejutkan
“Keselamatan dan keamanan penerbangan adalah tanggung jawab bersama semua pihak, baik regulator, operator maupun penumpang,” jelasnya.
(*)