"Dia senyum-senyum malu tuh. Jadi dia kayak salting, kayak mumpung ada kamera, dia bergaya kanan kiri.
Kalau orang beneran mau beri statement, dan itu statementnya benar, dia ngomongnya tegas.
Ini kan dia kayak ketawa-ketawa, bercanda," ungkap Intan.
Selain itu, Intan juga menerangkan momen saat Lia Ladysta seakan sedang membuang muka dan melirik ke atas.
Menurut pengamatan sang psikolog, Lia Ladysta seakan-akan tengah berpikir panjang, tak tahu mau mengatakan apa.
"Ada skip moment dia melihat ke kiri atas.
Ada kemungkinan disitu dia bingung mau cerita apa. Jadi dia mencoba merangkai, saya mau ngomong apa," pungkas Intan.
(*)