Grid.ID - Dear pencari kerja, pasti kamu udah nggak asing sama yang namanya curriculum vitae.
Setiap pencari kerja pasti punya dokumen wajib satu ini untuk melamar kerja kan?
Membuat curriculum vitae bukan pekerjaan mudah tentunya.
Karena menulis resume atau curriculum vitae (CV) menjadi hal yang menjemukan bagi pencari kerja.
Sebab, mereka perlu memilah pengalaman terbaik agar memberi kerja memilih mereka sebagai karyawan.
(BACA : Raih Keuntungan Selangit, Pria Ini Pekerjakan Barista Tanpa Busana Demi Promosikan Kedai Kopinya)
Saking merepotkannya, sejumlah pekerja bahkan enggan pindah dari kantor mereka lantaran malas menulis CV.
Ini tentunya berakibat pada kinerja di kantor tempat mereka bekerja saat ini.
Menanggapi kekhawatiran tersebut, Microsoft merilis fitur Resume Assistant.
Bekerja sama dengan laman profil profesional Linked-In, fitur ini dapat mempermudah pengguna membuat resume atau CV-nya.
Fitur ini memungkinkan pengguna untuk memilah informasi penting yang dibutuhkan CV-nya.
(BACA : Bappenas: Puluhan Juta Pekerjaan di Indonesia Akan Hilang, Ternyata Ini Sebabnya)
Melalui jaringan profesional yang dimiliki Linked-In, pengguna dapat melihat contoh bagaimana pekerjaan yang pernah mereka geluti dideskripsikan.
Resume Assistant juga memberikan rekomendasi kemampuan yang harus dimiliki untuk melamar pekerjaan impian.
Misalnya, ketika pengguna ingin melamar kerja sebagai Brand Manager, maka kemampuan mengenai digital marketing perlu dimasukkan.
Dengan begitu, para pencari kerja tidak perlu lagi menghabiskan waktu berjam-jam untuk mengedit resume- nya.
Cukup mengikuti pola dan saran yang ada, CV berkualitas langsung bisa dimiliki.
(BACA : Inilah 9 Pekerjaan Teraneh di Dunia yang Ternyata Bisa Kamu Lamar!)
Dilansir Grid.ID dari Kompas.com yang melansir Engadget Kamis (8/2/2018), fitur ini bakal tersedia pada versi Office 365.
Meski bekerjasama dengan Linked-In, pengguna tidak harus memiliki akun di media profesional tersebut.
Selama produk Office yang digunakan sesuai, pengguna masih bisa menikmati fitur ini.
Berdasarkan informasi yang tertulis blog resmi Linked-In, fitur ini diklaim lebih ekonomis.
Sebab, hampir semua informasi yang diperlukan oleh para pencari kerja bisa dimuat dalam selembar kertas.
(BACA : 8 Pekerjaan Ini Hanya Ada di Indonesia, No. 3 Mirip Mantan!)
Sebelumnya, sebuah profil profesional memerlukan berlembar-lembar kertas lantaran banyaknya pengalaman kerja yang dilalui.
Pemberi kerja butuh waktu lama untuk melihat satu buah CV.
Alhasil, CV pencari kerja berakhir di tempat sampah.
Keistimewaan Resume Assistant tidak hanya sampai di situ.
Ketika perangkat pengguna yang sedang membuka resume terkoneksi internet, akan muncul pemberitahuan secara otomatis mengenai informasi lowongan pekerjaan melalui taskbar.
(BACA : Begini Potret Kehidupan Pekerja Cilik di Amerika Pada Dekade 1910an yang Diwarnai Ulang)
Sayangnya, fitur ini sementara hanya dapat digunakan oleh Microsoft Word dengan pengaturan Bahasa Inggris.
Selain itu, ketersediaannya juga masih terbatas di sejumlah negara seperti Australia, Brasil, Kanada, China, India, Jepang, Selandia Baru, Singapura, dan Amerika Serikat.
Untuk negara di luar daftar atau fitur berbahasa lain, termasuk Indonesia, kemungkinan butuh waktu sedikit lebih lama.(*)
(Artikel ini pernah tayang di Kompas.com dengn judul : "Fitur Microsoft Satu Ini Bikin Penulisan CV Kini lebih Mudah")