Kapolsek Pakuniran, Iptu habi Sutoko mengatakan bahwa Nasir tengah mengalami gangguan jiwa berat.
"Dari hasil koordinasi dengan unsur tiga pilar dan keluarga, Nasir ini memang mengalami gangguan jiwa berat dan itu sudah lama. Jadi, menjadi maklum karena yang bersangkutan agak terganggu pikirannya," kata Harby.
Habi menjelaskan, pihaknya sudah menyarankan Nasir untuk dirujuk ke Rumah Sakit Jiwa (RSJ).
Saat ini, pihak pemerintah desa sedang berupaya untuk membujuk Nasir agar mau dirawat di RSJ.
Sementara itu, melansir dari Kompas.com, Kapolsek Pakuniran Iptu Habi Sutoko mengungkap motif dari tindakan yang dilakukan Nasir.
Habi menyebut, Nasir nekat membongkar makam ibunya, Sumarto, karena rindu.
Hal ini sempat diungkap Nasir kepada salah satu kerabatnya, Sul.
"Meski dituruti, Nasir sempat bercerita ke Sul kalau Nasir rindu ke ibunya dan ingin menyandingkan makam ayahnya dan ibunya di satu pemakaman. Makam ayahnya ada di Batur, dan ibunya ada di Kedungsumur," ungkapnya,Selasa (15/10/2019).
Nasir rindu untuk bercerita dan kumpul dengan ibunya.
Baca Juga: Rajin Nyekar ke Makam Eyang, 2 Cucu Ganteng BJ Habibie Mencuri Perhatian!
"Makanya Nasir nekat membongkar makam dan Jasadnya dibawa ke rumah. Itu untuk mengobati rasa kangennya kepada ibunya".
"Tapi, jasad ibunya sudah dimakamkan kembali dan kondisi Kamtibmas tetap aman, damai, tentram dan terkendali," urainya.
Habi juga menjelaskan, peristiwa yang terjadi pekan lalu itu sempat direkam dan menjadi viral di media sosial.
Baca Juga: Ganteng Maksimal! Penampilan Cucu BJ Habibie Ketika ke Makam Jadi Perhatian
(*)