Find Us On Social Media :

Miris, Seorang Kepala Sekolah Tega Aniaya dan Merantai Anak Adopsinya Sendiri Sebelum Berangkat Bekerja

By None, Kamis, 19 Desember 2019 | 19:00 WIB

Miris, Seorang Kepala Sekolah Tega Aniaya dan Merantai Anak Adopsinya Sendiri Sebelum Berangkat Bekerja

Psikolog Maria Atroshkina mengklaim bahwa anak-anak tersebut secara rutin dianiaya oleh Zhitnik dan dia sering mengikat mereka atau memukul mereka dengan 'tongkat khusus' jika mereka 'melompat-lompat' di rumahnya.

Dia menambahkan, "Anak-anak yang diadopsi Zhitnik, sangat dekat satu sama lain. Mereka saling menyayangi."

Baca Juga: Denada Terpaksa Banting Tulang Seorang Diri Biayai Pengobatan Anaknya, Shakira Aurum Tak Rela Ditinggal sang Ibu: Aku Nggak Mau Ibuk Kerja...

"Tidak seorangpun dari mereka ingin tinggal kembali bersama ibu mereka. Mereka takut padanya."

Jaksa Andriy Krasikov mengatakan putri Zhitnik, Mira, (13 tahun), menuduhnya merantai Stas setiap kali sebelum dia pergi bekerja.

Dia menambahkan pada saat sidang pengadilan yang dilaksanakan pada tanggal 27 Agustus, bocah lelaki itu mengalami memar akibat penganiayaan dari ibunya.

Kepala sekolah, yang memiliki hak asuh anak sebagai orang tua tersebut kini dilucuti dan dia masih menolak untuk mengakui perbuatannya dengan mengatakan, "Saya tidak bersalah."

Baca Juga: Tulang yang Tak Bisa Patah Hingga Tangan Capit Lobster, ini 5 Mutasi Gen Paling Aneh yang Pernah Ada pada Manusia

"Saya telah melakukan banyak hal untuk anak-anak ini dan mencegah mereka dari menyakiti diri mereka sendiri."

"Semoga mereka segera mengambil anak-anak tersebut dariku, aku tidak keberatan."

Anna Zhitnik menghadapi beberapa dakwaan, termasuk penyiksaan, pelecehan anak, penelantaran kewajiban sebagai orang tua dan perampasan kebebasan.

Dia dapat dipenjara hingga sepuluh tahun jika terbukti bersalah.

Zhitnik saat ini dalam tahanan rumah hingga November. (Ervananto Ekadilla/Suar.ID)

(*)

Artikel ini telah tayang di Suar.ID dengan judul Tidak Manusiawi, Kepala Sekolah Ini Merantai Anak Adopsinya sebelum Pergi ke Sekolah