Find Us On Social Media :

Dua Ojol Suspect Virus Corona, Namun Dikabarkan Kabur saat Karantina, Satu Driver Masih dalam Pencarian!

By Novia, Sabtu, 7 Maret 2020 | 15:58 WIB

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) Tjetjep Yudiana mengaku dari 15 warga Batam yang dilakukan karantina terkait virus corona, 11 diantaranya ditempatkan di Asrama Haji Batam.

Baca Juga: Cegah Virus Corona, Suhu Tubuh Siwon Super Junior Dicek Sebelum Terbang ke Indonesia

Tjetjep juga mengaku tak dapat melacak driver yang diduga terinveksi virus corona satunya.

Hal ini dikarenakan pihak yang bersangkutan dari awal memang belum dapat ditemukan.

"Masih terus dilacak keberadaan keduanya. Kami juga sudah melakukan koordinasi dengan instansi terkait untuk melacak keberadaan keduanya," jelas Tjetjep.

Baca Juga: Pernyataan Menkes Terawan Soal Virus Corona dan Flu Ternyata Agak Berbeda dengan WHO

Menurut Informasi dari Tribunnews Maker, kedua driver ojol yang diduga terpapar virus corona ini sempat melakukan kontak dengan dua WNI yang sebelumnya sudah dinyatakan posistif.

Tjetjep menjelaskan apabila kedua ojol ini memang tidak kontak langsung dengan VP, WNA Singapura yang terinfeksi virus corona.

Namun, mereka telah melakukan kontak langsung dengan Css, asisten rumah tangga VP, yang saat ini juga telah menjalani masa karantina di Asrama Haji Batam hingga 14 hari ke depan.

Baca Juga: Hindari Penyebaran Virus Corona, Ruben Onsu Siapkan Tim Medis di Konser Ayu Ting Ting

Kini, ada 15 warga Batam yang dikarantina di Asrama Haji Batam.

Di antaranya adalah asisten rumah tangga dan sopir VP beserta 13 orang lainnya.

Mereka telah dilakukan karantina dan pengambilan spesismen laboratorium.

Baca Juga: Alih-alih Cegah Virus Corona, Terlalu Banyak Menggunakan Hand Sanitizer Justru Picu Masalah Baru!

Lebih jauh Tjetjep menyampaikan apabila kondisi 14 orang yang menjalani karantina di Asrama Haji Batam dalam kondisi sehat.

Ia juga berharap semoga dalam 14 hari kedepan tidak ada gejala apa pun dan segera kembali normal.

"Mudah-mudahan saja hingga 14 gari ke depan kondisinya tetap sehat. Sebab, jika ada yang positif, kami akan kembali mengisolasi seluruhnya," tandasnya.

(*)