Namun, saat hamil muda memang bumil merasakan mual sehingga tak mau mengonsumsi makanan apapun.
Mengutip tabloid Nakita Edisi 896, dr. Rino Andriya, SpOG, CHt, MNLP mengungkapkan beberapa makanan serta pola makan tepat untuk menjaga kehamilan tetap sehat.
Secara umum, ibu hamil membutuhkan asupan kalori (karbohidrat dan lemak), protein, mineral dan vitamin untuk kesehatan ibu dan janin.
“Kalori yang cukup sangat penting bagi pembentukan energi sehingga baik untuk proses metabolisme tubuh kembang janin. Rata-rata diperlukan tambahan sekitar 300 kalori setiap hari saat hamil,” katanya.
Protein menjadi zat penting untuk tumbuh kembang janin.
Oleh karena, ibu hamil membutuhkan tambahan 5-6 g portein per hari yang bisa didapatkan dari daging, telur, ayam, ikan dan kacang-kacangan.
Bahan makanan tersebut penting bagi pertumbuhan plasenta, janin, dan penambahan volume darah yang meningkat.
Asam folat juga penting bagi ibu hamil untuk mencegah risiko cacat janin.
Kebutuhan asam folat pada ibu hamil sekitar 500 mikogram – 1 mg per hari.
Asam folat bisa didapatkan dari sayur bayam, tomat, jeruk, serta kacang-kacangan.