Find Us On Social Media :

Jutaan Orang Terlanjur Percaya Madu Bermanfaat untuk Kesehatan dan Kecantikan, Faktanya Konsumsi Pemanis Ini Justru Sebabkan 5 Bahaya, Ngeri Banget!

By Devi Agustiana, Selasa, 10 November 2020 | 16:50 WIB

Tak banyak orang tahu, ternyata madu juga banyak menyimpan bahaya buat tubuh.

Laporan Wartawan Grid.ID, Devi Agustiana

Grid.IDMadu sudah lama dikenal memiliki banyak khasiat penyembuhan.

Madu berkualitas tinggi kaya akan beberapa antioksidan penting seperti asam fenolik dan flavonoid yang dapat mendukung kesehatan.

Mengutip laman Healthline, antioksidan adalah senyawa yang membantu melawan radikal bebas penyebab penyakit, sehingga mengurangi risiko kerusakan sel oksidatif.

Baca Juga: Wanita ini Buktikan Sendiri Khasiat Mencuci Muka Pakai Baking Soda dan Madu: Mencerahkan Dalam Hitungan Hari

Senyawa ini memainkan peran sentral dalam kesehatan dan penyakit dengan beberapa penelitian menunjukkan bahwa mereka dapat melindungi dari kondisi kronis, seperti penyakit jantung, kanker, dan diabetes.

Namun, madu juga tetap memiliki sisi gelapnya.

Madu mentah tidak dipanaskan atau disaring, sehingga telah dikaitkan dengan risiko kesehatan tertentu.

Baca Juga: Intip 5 Potret Romantis Suasana Bulan Madu Nikita Willy dan Indra Priawan, Hanya Duduk Santai sambil Bermesraan

Jika mau menikmati manfaat kesehatan dari madu mentah, kamu perlu memastikan bahwa itu berasal dari sumber yang aman.

Dilansir Grid.ID dari Only My Health, berikut bahaya dan kesalahan madu yang harus kamu waspadai.

  1. Keracunan

Madu berisiko terkontaminasi kuman dari tumbuhan dan lebah.

Masalah kontaminasi juga ada selama pengumpulan, produksi, dan pemrosesan. 

Baca Juga: Katakan Good Bye Pada Bibir Kering, Ini 5 Bahan Alami untuk Melembabkannya, Bisa Dicoba Sekarang Juga!

  1. Botulisme pada bayi

Madu mentah merupakan sumber potensial spora Clostridium botulinum.

Menurut The Centres for Disease Control, jangan berikan madu kepada bayi di bawah usia 12 bulan karena ada risiko botulisme pada bayi.

Penyakit langka yang disebabkan oleh bakteri, Clostridium botulinum.

Hal itu dapat menyebabkan berbagai tingkat kelumpuhan.

Baca Juga: Kevin Aprilio dan Vicy Melanie Tunda Rencana Bulan Madu dan Punya Anak

  1. Alergi

Ada reaksi alergi seperti (gatal, kulit bengkak dan ruam) sebagai respons terhadap konsumsi madu mentah.

Syok anafilaksis adalah bentuk reaksi alergi yang parah dengan gejala sesak napas, tekanan darah rendah, pusing, pingsan, gagal jantung, dan kemungkinan kematian.

Baca Juga: Karena Dulu Sangat Miskin, Shah Rukh Khan Pernah Tega Tipu Istrinya Selepas Menikah: Aku Membodohi Dia

  1. Gangguan saraf

Menurut jurnal Food and Chemical Toxicology, madu mungkin mengandung grayanotoxins dan dapat menyebabkan masalah jika dikonsumsi dalam jumlah besar.

Ini adalah bahan kimia yang beracun bagi sistem saraf.

Efek samping keracunan madu termasuk kelemahan, pusing, berkeringat, mual, muntah dan sensasi menusuk. 

Baca Juga: Seolah Mengambil Madu Ditebus dengan Nyawa, Pemuda di Kalimantan Selatan Tewas Disengat Lebah, Pihak Berwajib: Ada 14 Tawon yang Kita Temukan Mati di dalam Pakaian Korban

  1. Diabetes

Konsumsi madu mentah dikaitkan dengan perubahan kolesterol, trigliserida, dan glukosa darah.

Pada penderita diabetes, asupan madu mentah dapat meningkatkan kolesterol HDL.

Konsumsi madu dalam jumlah sedang sama pentingnya.

Pastikan kamu mengukur porsi untuk menghindari konsumsi madu yang berlebihan, karena satu sendok makan dapat memberimu 50-80 kalori.

(*)