Find Us On Social Media :

Jazz Gunung Tetap Diselenggarakan di Tengah Pandemi Covid-19 dengan Konsep HybridConcert

By Menda Clara Florencia, Sabtu, 5 Desember 2020 | 07:45 WIB

Ilustrasi pagelaran konser jazz

Laporan Wartawan Grid.ID, Menda Clara FlorenciaGrid.ID - Jazz Gunung Indonesia ingin menjadi penggagas utama menyelenggarakan festival musik di tengah pandemi virus corona.Sehingga Jazz Gunung 2020 mengusung konsep HybridConcert dengan menggelar Jazz Gunung Bromo secara virtual dan Jazz Gunung Ijen liveonlocation di waktu yang bersamaan.Perhelatan itu berlangsung pada 12 Desember 2020 nanti.

Baca Juga: Konser NOAH 360° akan Digelar, Ariel NOAH: Untuk Nontonnya Gak Perlu Ada Kewajiban Khusus"Karena pandemi kita mengalami persoalan dengan yang lain, tidak bisa kita lakukan konser dengan terbuka di lokasi, kita virtual. Tapi kita memberanikan diri 12 Desember dengan hibrid, dengan menggabungkan Ijen dan Bromo," kata penggagas Jazz Gunung, Sigit Pramono di saluran YouTube Jazz Gunung.Malalui konfersnsi pers, Jazz Gunung memberikan informasi jika konser musiknya di tengah pandemi virus Corona bakal berlangsung aman.Sebab, Jazz Gunung 2020 ini cukup ketat dengan protokol kesehatan.

Baca Juga: Band NOAH Sajikan Penampilan dan Musik yang Baru di Konser NOAH 360°, Ariel: Ada Ide Konser Ini Jadi AlbumNakes akan melakukan tes swab antigen kepada semua peserta konser dan mereka yang dinyatakan negatif yang diizinkan masuk ke area konser. Sementara yang positif, mereka wajib isolasi.

Selain itu Sigit mewajibkan 3W untuk semua persera Jazz Gunung."Kita menerapkan protokol kesehatan dengan 3W. Wajib tes kalao negatif baru boleh masuk, wajib pakai masker, wajib jaga jarak, kita mengurangi tempat duduk, kira-kira 30 persen saja," lanjut Sigit.Sekadar diketahui, kapasitas amfiteater Jazz Gunung Ijen yang dalam keadaan normal bisa menampung 1,000 orang, kini akan dibatasi menjadi 300 orang saja.

Baca Juga: Akhirnya Bisa Gelar Konser NOAH 360°, Ariel NOAH: Ini Udah Lama, Sempat Ngarol NgidulJazz Gunung kali ini diharapkan bisa menjadi titik kebangkitan ekonomi kreatif dan pariwisata.Dalam konferensi pers, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Wishnutama mengatakan konser musik bisa jadi salah satu solusi meggerakan sektor pariwisata yang sempat mandeg gara-gara wabah."Pandemi ini menghantam semua negara, apalagi sektor parisiwsata itu paling terdampak. pariwisata sektor yang tergantung pergerakan manusia. khususnya even musik yang sifatnya pertunjukan perlu kehadiran massa," jelas Wishnutama.

Baca Juga: Keren! Solois Muda Adlani Rambe Berduet dengan Lady Rocker Inka Christie, Rilis Daur Ulang Lagu Isabella Versi AkustikMusisi yang tampil pada konser Jazz Gunung Bromo virtual ini akan dimeriahkan oleh Ring ofFirefeat. Tashoora, Tohpati dan Ricad Hutapea.Kemudian Jazz Gunung Ijen yang diselenggarakan di Banyuwangi akan menampilkan Bintang Indrianto feat. Sruti Respati dan Sri Hanuraga Trio feat. Dira Sugandi.

(*)