Find Us On Social Media :

Tidak Hanya Menambah 3 Rumah Sakit Untuk Pasien Covid-19, Pemprov DKI Jakarta Juga Berencana Mengajukan Penambahan Tenaga Kesehatan

By Rizqy Rhama Zuniar, Kamis, 7 Januari 2021 | 05:02 WIB

Ilustrasi tenaga medis

Laporan Wartawan Grid.ID, Rizqy Rhama

Grid.ID - Jumlah pasien yang terpapar covid-19 di Indonesia kian hari semakin bertambah.

Dikutip dari Tribunnews.com, per tanggal 5 Januari 2021 pasien yang positif covid-19 berjumlah 7.445 pasien.

Sebelumnya total pasien yang positif covid-19 di Indonesia berjumlah 772.103 kasus.

Baca Juga: Melonjak Signifikan! Jumlah Pasien Covid-19 di Indonesia Capai 259.923 Kasus, Penambahan dalam Satu Hari 4.176 

Sehingga per tanggal 5 Januari 2021 total jumlah pasien covid-19 di Indonesia sebanyak 779.548 kasus.

Semakin bertambahnya jumlah pasien positif covid-19, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta selalu berupaya meningkatkan fasilitas dan kapasitas rumah sakit.

Dikutip dari Kompas.com, Wakil Gubernur DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria mengatakan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta telah menambah 3 rumah sakit rujukan bagi pasien covid-19 di Jakarta.

Rumah sakit tersebut adalah RS Ukrida Jakarta Barat, RS Antam Medika Jakarta Timur, RS Harapan Jayakarta Jakarta Timur.

Baca Juga: Kabarkan Sang Istri Positif Covid-19, Dennis Adhiswara: Rumah Sakit Rujukan Dimana-mana Masih Waiting List 

Tidak hanya menambah rumah sakit rujukan, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta juga berencana menambah jumlah tenaga kesehatan.

"Dan nakes kami minta 2.676, kami sudah ajukan di Jakarta ini mau fasilitas RS semua kami pikirkan dan akan kami siapkan sebaik mungkin," kata Ahmad Riza di Balai Kota DKI Jakarta, Senin (4/1/2021), dilansir dari Kompas.com.

Hingga Senin (5/1/2021), total kasus covid-19 di Jakarta berjumlah 191.075 kasus.

Baca Juga: Viral karena Simpati Orang yang Lihat Wajahnya Mirip Raffi Ahmad Tapi Beda Nasib, Dimas Ramadhan Kini Sukses Jadi Brand Ambassador 3 Merek Besar

Pasien yang dinyatakan sembuh berjumlah 173.036.

Sementara jumlah pasien yang meninggal dunia berjumlah 3.369 kasus.

(*)