Find Us On Social Media :

Tak Seindah yang Dibayangkan Publik, Meghan Markle Akui Kesulitan Jalani Kehidupan di Istana Kerajaan Inggris, Mulutnya Dibungkam: Saya Tak Bisa Katakan Ya

By Mia Della Vita, Sabtu, 6 Maret 2021 | 14:03 WIB

Pangeran Harry dan Meghan Markle

Laporan Wartawan Grid.ID, Mia Della Vita

Grid.ID- Meghan Markle akhirnya siap membicarakan kehidupannya saat menjadi bangsawan kerajaan Inggris dalam acara talkshow Oprah Winfrey.

Dalam cuplikan terbaru acara tersebut, Meghan Markle mengatakan bahwa keluarga kerajaan sempat melarangnya untuk membuka diri.

Namun Meghan Markle sekarang bisa memiliki hak berbicara sendiri selepas hengkang dari Kerajaan Inggris.

Baca Juga: Nama Baiknya Sempat Tercoreng hingga Dituding Pelakor, Mayangsari Masa Bodoh dengan Hujatan Netizen Nyinyir: Orang Tuaku Tidak Pernah Mengajarkan..

Ibu berusia 39 tahun ini pun merasa lega karena akhirnya kesempatan untuk menyuarakan pikirannya datang juga.

Meghan mengungkapkan perasaan leganya itu saat Winfey menyinggung soal kejadian di masa lalu.

Winfrey mengatakan bahwa ia pernah mendekati Meghan untuk wawancara menjelang pernikahannya dengan Pangeran Harry pada 2018.

Baca Juga: Siap-siap, Agnez Mo Bakal Keluarkan Single Baru Barengan dengan Lagu Debut Solo Rose Blackpink

Namun permintaan Winfrey untuk mewawancarai Meghan ditolak kerajaan Inggris.

"Saya ingat penjagaan kala itu dengan sangat baik. Saya bahkan tidak diizinkan untuk melakukan wawancara itu dengan Anda secara pribadi, bukan?" kenang Meghan.

"Pasti ada orang dari.... duduk di sana," katanya dikutip dari Mirror.co.uk, Sabtu (6/3/2021).

Lalu Oprah Winfrey pun menanyakan apa yang sebenarnya terjadi kala itu.

"Anda menolak saya dengan baik dan berkata mungkin akan ada waktu yang tepat."

"Jadi apakah sekarang waktu yang tepat?" tanya Winfrey.

Meghan menjawab, "Ada banyak hal di sisi lain dari pengalaman hidup yang telah terjadi."

Baca Juga: Sebelum Santer Diisukan Berpacaran, Nadya Arifta Pernah Pamer Momen Kebersamaan dengan Kaesang Pangarep

Perempuan yang tengah mengandung anak kedua ini menjelaskan bahwa ia kesulitan untuk membuat pilihan sendiri kala itu.

"Kami memiliki kemampuan untuk membuat pilihan sendiri dengan cara yang saat itu tidak bisa saya katakan 'ya' kepada Anda. Itu bukan pilihan saya," terangnya.

Meghan kemudian mengakui bahwa dia merasa sulit untuk beralih dari kehidupan mandirinya menjadi anggota keluarga kerajaan Inggris.

Baca Juga: Diboyong Ahok Nongkrong Elegan Bareng Para Konglomerat Tanah Air Sambil Santap Daging Premium, Penampilan Nicholas Sean Berubah 180 Derajat, Berkumis dan Brewokan hingga Auto Bikin Pangling: Brewoknya Nggak Nahan Koh!

Menurut dia, kondisi keluarga suaminya sangat berbeda dengan yang dibayangkan orang-orang.

Setelah memilih untuk mundur sebagai anggota senior Keluarga Kerajaan, Meghan merasa sangat bebas.

Ia memiliki hak untuk menyampaikan pemikirannya kepada publik.

"Saya siap bicara. Untuk bisa membuat pilihan sendiri. Dan bisa berbicara sendiri," jelasnya.

Baca Juga: Ngaku Bisa Keliling Eropa Sekeluarga Tanpa Biaya Endorse-an, Widi Mulia Pamer Potretnya Ngeksis di Bawah Menara Eiffel

Ini merupakan cuplikan obrolan Meghan dan Oprah yang ketiga yang dirilis.

Sebelumnya dalam trailer kedua, istri Pangeran Harry ini menuding Istana Buckingham telah menyebarkan kebohongan soal kehidupannya dan Pangeran Harry.

"Saya tidak tahu bagaimana mereka bisa mengharapkan itu (kekhawatirannya) setelah sekian lama."

Baca Juga: Tegas Lepas Kiwil dari Pelukannya dan Beralih Jadi Istri Pejabat Kaya Raya, Meggy Wulandari Tak Bosan Pamer Keharmonisan Rumah Tangga dengan Suami Barunya

"Kami akan tetap diam jika ada peran aktif yang dimainkan perusahaan dalam melanggengkan kebohongan tentang kami."

"Jika itu disertai dengan risiko kehilangan sesuatu, maksud saya, ada banyak hal yang sudah hilang," kata mantan aktris Hollywood itu.

Sementara itu, wawancara lengkah Meghan Markle dengan Oprah Winfrey itu akan dirilis pada Minggu ini.

(*)