Laporan Wartawan Grid.ID, Hana Futari
Grid.ID - Aktris Yuyun Sukawati mengungkapkan rasa penyesalan lantaran menikah dengan sutradara Fajar Umbara.
Pasalnya, pernikahan Yuyun Sukawati dam Fajar Umbara berujung pada putranya yang mengalami KDRT dari sang ayah sambung.
"Saya menyesal, demi Allah, demi Rasulullah saya nyesel banget nikah sama Fajar Umbara," ujar Yuyun Sukawati ditemui di Komisi Perlindungan Anak Indonesia, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (7/4/2021).
Selain itu, setelah menikah dengan Fajar Umbara, Yuyun Sukawati pun lebih memilih tinggal bersama sang suami dan meninggalkan ibundanya yang kini sudah berpulang.
"Saya juga sangat menyesal sekali selama ini saya bodoh sampai ninggalin ibu dan anak saya dan memilih Fajar," lanjutnya.
Yuyun Sukawati pun menyadari bahwa keputusannya salah lantaran mendapat perlakuan tak menyenangkan dari suami yang dinikahinya pada 2019 lalu.
"Berulang kali diperlakukan dengan kata yang kotor, kasar dan penganiayaan," terang pemain sinetron Jin dan Jun itu.
Sebelumnya, Yuyun Sukawati pun selalu memaafkan kesalahan yang diperbuat oleh Fajar Umbara.
"Saya hidup dalam kekurangan sama dia ya saya terima. Ternyata begini yang saya terima," lanjutnya.
"Untuk apa saya korbanin diri saya sampai badan saya hancur-hancuran anak saya hingga saya terpukul. Buat apa saya korbankan diri saya," sambungnya.
Penyesalan pun semakin dalam setelah ibunda Yuyun Sukawati berpulang dan putranya, HAW ikut menjadi korban KDRT dari Fajar Umbara.
"Dosa saya tidak bisa ditebus sama almarhum ibu saya. Saya menyesal kenapa saya baru sadar setelah anak saya jadi korban," lanjutnya.
Yuyun Sukawati pun kini menanti keadilan dari kasus KDRT yang dialami putranya dari sang ayah sambung, Fajar Umbara.
"Jadi saya ingin pengadilan yang seadil-adilnya apa yang dia perbuatan dihukum," tutup Yuyun Sukawati.
Seperti diketahui, HAW merupakan buah hati Yuyun Sukawati dari pernikahan pertamanya.
Yuyun Sukawati sendiri menikah dengan Fajar Umbara pada 2019.
Menurut Yuyun, di hari pertama pernikahannya, Fajar Umbara mulai menunjukkan sikap tempramental.
Fajar Umbara membanting pintu kamar putra Yuyun Sukawati sembari meneriaki dengan kata-kata kasar yang tak pantas. (*)