Laporan Wartawan Grid.ID, Anggita NasutionGrid.ID - Denny Sumargo tutup pintu damai dengan mantan manajernya yang berinisial DA usai memalsukan surat dan menggelapkan uang senilai Rp 739.000.000.Hal itu disampaikan langsung oleh Denny Sumargo saat ditemui di kawasan Meruya, Jakarta Barat pada Kamis (30/9/2021)."Melihat uang ini bukan jadi pokok permasalahan, saya melakukan ini semua bukan untuk meminta kembali uang itu," "Saya ingin juga memberikan edukasi bahwa manajer punya hak, talent punya hak, masing-masing harus punya aturan mainnya. Sesuatu hal yang salah, saya ngerti kalo masalah mau kasih harga, tapi kan harus ada kejujuran, tapi kalo kemudian kejujuran itu tidak ada. Itu kan tidak boleh. Itu namanya tidak benar dan kerjasamanya sudah corrupt," tutur Denny Sumargo.Kuasa hukum Densu sapaan akrabnya itu, Mohamad Anwar juga menambahkan jika sudah tidak ada lagi mediasi.Pasalnya, berbulan-bulan dibuka pintu untuk berdamai tapi diabaikan oleh DA hingga membuat Densu naik pitam dan akhirnya memilih jalur hukum."Jadi waktunya itu kemarin lewat somasi, baiknya dia tanggapi, kalau sekarang proses itu (mediasi) udah lewat artinya secara hukum kita sudah menyampaikan pelaporan. Artinya proses pidana sudah kita lakukan, sekarang pekerjaan penyidik membuktikan apa yg menjadi laporan kami," terang Mohamad Anwar.
Baca Juga: Ditipu Mantan Manager, Denny Sumargo Rugi Hampir 800 Juta Rupiah
Meski begitu, DA sempat mengembalikan uang senilai 500 juta rupiah. Yang uang itu milik pribadi Denny Sumargo."Ada dana yang dikembalikan tapi tidak semuanya gitu jadi masih ada yang tersisa, nominalnya hampir Rp500 juta dia transfer dari akun pribadi dia di Bandung," ujar Denny."(Itu diluar uang kerugian 739.000.000) iya jadi dana yang dikembalikan itu termasuk uang saya yang ditahan dari klien jadi satu ada nilai yang tidak jujur kedua uang saya yang dilaporkan ke saya masih ditahan," lanjutnya.Denny Sumargo pun sudah resmi melaporkan mantan manajernya, DA ke Polda Metro Jaya pada Rabu (29/9/2021)."Laporan itu sudah kita laporkan di Polda jadi sudah kita laporkan, kemarin tanggal 29 september, klien sendiri langsung melaporkan didampingi saya, untuk menyampaikan dan klien saya memang juga public figure ya memang harus di clear kan juga, harus diklarifikasi pada masyarakat. Ini kan proses pembelajaran hukum juga pada masyarakat, sehingga apabila ada peristiwa itu dia cepat menyelesaikan peristiwa itu," ucap Mohamad Anwar.Akibat ulahnya, DA dijerat dua pasal yaitu pemalsuan surat dan penggelapan uang."Jadi pasal 263 KUHP tentang pemalsuan surat, dan 372 KUHP tindak pidana penggelapan," tutupnya.Baca Juga: Ditanya soal Penyesalan Terbesar dalam Hidup, Jawaban Denny Sumargo Auto Bikin Luna Maya Salting, Ada Apa?(*)