Kejadian ini bermula ketika karyawan itu disebut manejernya dalam sebuah grup pesan singkat antar karyawan.
Sang manejer memintanya untuk menyerahkan dokumen-dokumen untuk keperluan rapat besok.
Dan si karyawan itu kemudian membalas menggunakan emoji OK.
Sontak manajernya pun geram.
Dia menganggap kalau penggunaan emoji tidaklah sopan terlebih dalam urusan pekerjaan.
"Kamu seharusnya membalas pesan menggunakan teks, bukan emoji. Tidakkah kamu tahu aturan itu? Apa begini sopan santunmu?" ujarnya.
Percakapan mereka pun kemudian viral di Weibo dan mendapatkan banyak respon dari netizen.
Banyak dari netizen yang menganggap kalau respon manajer terlalu berlebihan.
"Seorang atasan yang baik seharusnya mampu mengayomi karyawannya," komentar seorang netizen.
"Kalau aku jadi kamu, aku tidak akan membalas pesan itu," komentar netizen lain.