"Saya kebetulan waktu itu dapat kabar dari beberapa teman kalau video saya viral," imbuh Siskaeee.
Ternyata, selain karena untuk kepuasan batin, Siskaeee nekat melakukan hal tak senonoh ini karena desakan ekonomi.
Semenjak pandemi Covid-19, Siskaeee mengaku sempat kebingungan untuk mencari pundi-pundi Rupiah, hingga akhirnya mengambil jalan pintas tersebut.
"Karena tujuan saya mengunggah video itu dikarenakan awal pandemi yang orang stres mau ke mana, jadi saya kepikiran mempelajari video itu dan ternyata menghasilkan," sambungnya.
Siskaeee pun meminta maaf kepada seluruh masyarakat Indonesia terutama kepada pihak Angaksa Pura Bandara YIA atas kesalahan fatalnya.
Ia pun mengaku siap dihukum sesuai peraturan yang berlaku.
"Saya pribadi dengan rendah hati, saya Siskaeee sebagai pembuat video yang meresahkan, saya mohon maaf sedalam-dalamnya."
"Terutama kepada seluruh masyarakat Yogyakarta, Kulonprogo dan Angkasa Pura yang menaungi Bandara YIA. Saya siap mengikuti proses hukum yang berjalan," ucapnya.
Sementara itu, Direktur Reserse Kriminal Khusus (Direskrimsus) Polda DIY, AKBP Roberto Gomgom Manorong Pasaribu mengatakan bahwa pihaknya telah mengamankan total 2.000 video dan 3.700 foto di ponsel milik Siskaeee dan sebagian di dalam hardisk.
Kepolisian juga bekerja sama dengan Kemenkominfo untuk memblokir semua konten syur Siskaeee yang berselancar di jejaring internet.
"Atas pengungkapan ini, kami menemukan sekitar 2.000 video dan 3.700 file foto tersimpan di HP 150 GB dan di dalam sebuah hardisk. Itu kami jadikan barang bukti."
"Kami bekerjasama dengan Kominfo agar segera take out seluruh video dan foto berkaitan dengan S," ujar Direktur Reserse Kriminal Khusus (Direskrimsus) Polda DIY, AKBP Roberto Gomgom Manorong Pasaribu, dikutip dari Kompas.com.
(*)