Find Us On Social Media :

'Maaf Istriku dan Anakku, Maaf.." Secarik Kertas Memilukan Menjadi Bukti Tragis Tewasnya Suami di Sragen, Alasannya Sungguh Menyayat Hati

By Novia, Kamis, 31 Maret 2022 | 08:50 WIB

Ilustrasi meninggal dunia

Laporan Wartawan Grid.ID, Novia

Grid.ID - Kejadian tragis dan memilukan menimpa seorang suami di Sragen, Jawa Tengah.

Sosok pria paruh baya ini ditemukan meninggal dunia tak lazim.

Tergantung di pohon jati, korban diketahui berdomisili di Sumberlawang, Sragen.

Namun, ia ditemukan tewas di Kecamatan Miri, Kabupaten Sragen, Rabu (30/3/2022).

Dikutip dari TribunSolo.com, pria yang tak disebutkan identitasnya ini diketahui sebagai suami dari XX (38).

Menurut camat Miri, Rudi Hartanto, korban diketahui sempat mondar-mandir sebelum ditemukan menggantung di pohon jati.

Rudi Hartanto menjelaskan jika warga sempat melihat korban mondar-mandir di sekitar lokasi kejadian pada Selasa (29/3/2022) pukul 15.30 WIB.

"Sempat ditanya oleh salah satu warga karena keberadaan korban saat itu mencurigakan," katanya kepada TribunSolo.com.

Baca Juga: 3 Hari Tak Pulang ke Rumah, Seorang Mahasiswi di Palembang Ditemukan Meninggal Tak Wajar di Kamarnya, Kondisi Jasadnya Dipenuhi Belatung

"Saat ditanya, korban menjawab sedang menjaring burung dengan cara menggunakan (jebakan) pulut," lanjutnya.

Sayangnya, pada keesokan hari sekitar pukul 05.30 WIB, seorang warga yang hendak pergi ke ladangnya melalui aliran Sungai Kedung Kancil justru dikejutkan oleh korban yang sudah gantung diri.

Warga tersebut kemudian memanggil warga lainnya untuk memastikan korban gantung diri tersebut sudah tidak bernyawa.

"Korban diturunkan dari pohon jati oleh pihak Polsek dan melakukan pemeriksaan oleh Tim Medis Puskesmas Miri dengan hasil tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan," terangnya.

Saat evakuasi, di sekitar tubuh korban ditemukan secarik kertas yang berisi tulisan alamat dan permohonan maaf kepada keluarga.

"Maaf istri dan anakku, Maaf sedulur kabeh (maaf saudara semuanya) Maaf kedua mertuaku," tulis surat tersebut.

Usut punya usut, korban rupanya seorang satpam yang bekerja di Jakarta.

Korban diketahui pulang dari Jakarta sejak tiga hari lalu, namun belum ada keluarga yang tahu.

Belum sempat berkunjung ke rumah sejak pulang, korban justru ditemukan meninggal dunia.

Baca Juga: Terlanjur Mabuk Saat Pesta Ulang Tahun Anak Ketua RT, Pria di Kupang Nekat Seret Nenek 71 Tahun untuk Jadi Pemuas Nafsu, Korban Sampai Alami Luka Gegara Hal Ini

Kapolres Sragen AKBP Yuswanto Ardi melalui Kapolsek Miri, AKP Suyono mengatakan penyebab pria tersebut mengakhiri hidupnya karena permasalahan keluarga.

"Keterangan dari pihak keluarga sebelumnya korban mempunyai masalah keluarga dengan istri sahnya yang saat ini berada di Jakarta," ungkapnya.

"Setelah dilakukan pemeriksaan, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan," jelasnya.

Kemudian dilansir dari Kompas.com, kejadian serupa juga ditemukan di Wonogiri, Jawa Tengah.

Seorang kakek yang diduga depresi, disebutkan nekat mengakhiri hidup dengan gantung diri di kandang kambing.

Jasad korban ditemukan pada Senin (28/3/2022) lalu.

Kasubsi Penmas Humas Polres Wonogiri, Aiptu Iwan Sumarsono yang dikonfirmasi Kompas.com menyatakan, jasad korban yang meninggal akibat gantung diri bernama Suharjono (80).

(*)