Lebih lanjut, Hotman Paris selaku kuasa hukum keluarga Vina juga mempertanyakan keputusan Polda Jawa Barat.
Ia dan tim Hotman 911 tidak terima jika 2 DPO yang sudah disebutkan dalam putusan persidangan dihilangkan secara tiba-tiba.
"Kok hasil persidangan berbulan-bulan, sudah ada putusan yang menyatakan ada 3 DPO, kok tiba-tiba kurang dari 2 minggu, tiba-tiba disebutkan itu fiktif yang dua DPO?" timpal Hotman Paris.
"Itu yang membuat kita, keluarga maupun kuasa hukum, belum bisa terima," pungkasnya.
Sebagai informasi, kasus pembunuhan dan pemerkosaan Vina Dewi alias Vina Cirebon kembali viral belakangan ini karena film Vina: Sebelum 7 Hari.
Pada Agustus 2016, Vina dibunuh bersama kekasihnya Muhammad Rizky alias Eky.
Karena viralnya kasus ini, pihak kepolisian kembali mencari 3 orang pelaku yang berstatus DPO.
Baca Juga: Film Vina: Sebelum 7 Hari Diadukan ke Bareskrim Mabes Polri Gara-gara Dituding Bikin Kegaduhan
Salah satu DPO yang berhasil ditangkap adalah Pegi Setiawan alias Perong.
Sedangkan dalam keterangan terakhir, Polda Jawa Barat menyatakan bahwa 2 DPO lainnya dihilangkan karena dianggap fiktif.
(*)