Pesan Terakhir Penjual Bakso di Tulungagung, Tewas Terseret Banjir Setelah Telepon Istri

By Irene Cynthia, Kamis, 20 Februari 2025 | 18:05 WIB
Jenazah korban dilakukan identifikasi di ruang Instalasi kedokteran forensik RSUD dr. Iskak Tulungagung Jawa Timur, Rabu (19/02/2025)

Jenazah korban dilakukan identifikasi di ruang Instalasi kedokteran forensik RSUD dr. Iskak Tulungagung Jawa Timur, Rabu (19/02/2025)

Grid.id - Innalillahi, seorang penjual bakso ditemukan tewas terseret banjir.

Ialah Riono, pria berusia 39 tahun itu ditemukan tewas di laut Sine, Kecamatan Kalidawir, Tulungagung, Jawa Timur.

Riono adalah seorang penjual bakso, warga Desa Pakisaji, Kecamatan Kademangan, Blitar, Jawa Timur.

Ia terseret banjir saat melintas di Jembatan Dusun Wonosari, Desa Kalibatur, Kalidawir.

Melansir dari Tribun Jatim, peristiwa nahas itu terjadi pada Selasa (18/2/2025) malam.

Riono memang selalu berjualan di lokasi yang sama yakni di Jalur Lintas Selatan Pantai Sine, Desa Kalibatur, Kalidawir, Tulungagung, Jawa Timur.

Sebelum tewas, Riono sempat telepon istrinya pada pukul 20.00 WIB.

Ia menanyakan apakah rumahnya dalam kondisi hujan atau tidak.

Namun sayangnya, setelah itu korban tak bisa lagi dihubungi.

"Terakhir menghubungi istrinya Selasa (18/02/2025) sore, bertanya situasi rumah, hujan apa tidak. Setelah itu sampai malam tidak ada kabar lagi," kata Roni, adik korban, dilansir dari Kompas.com.

Pada Rabu pagi, sekitar pukul 11.00 WIB, gerobak bakso korban ditemukan sekitar 1 kilometer dari jembatan tempat korban hilang.

Baca Juga: Hatinya Seluas Samudera, Tiko Aryawardhana Ikut Kenang Wafatnya Ashraf Sinclair, Rela Ikut Nyekar ke Makam