Para chef akan memarut akar wasabi di depan pengunjung yang memesan hidangan mereka.
Saking mahalnya, wasabi ini harus fresh saat disajikan, dalam artian hanya disajikan sejumlah mereka yang memesan.
Baca : Belum Lengkap Rasanya ke Bandung Tapi Nggak Icip 6 Camilan Lezat
Jadi, kalau tiba-tiba di meja kamu sudah ada 'wasabi' dalam bentuk pasta, belum tentu itu wasabi betulan.
Selain sebagai salah satu upaya untuk menunjukkan keasliannya, wasabi diparut secara langsung agar rasa pedasnya tidak hilang.
Rasa pedas pada wasabi akan hilang setelah didiamkan selama 15 menit.
Kabarnya, rasa wasabi asli ini sangat kuat dan pedas, tapi tidak menyiksa.
Baca : Jika Bertandang ke Taiwan, Kenali Restoran yang Halal Bagi Kamu
Waduh, selama ini kita jadi korban pembohongan publik dong?
Untungnya bahan-bahan yang digunakan tergolong aman untuk dikonsumsi ya! (*)