Laporan Wartawan Grid.ID, Anggerhana Denni
Grid.ID – Belakangan ini, sering terdengar kabar mengenai surat yang ditujukan seseorang untuk presiden.
Salah satu yang pernah viral adalah surat dari seorang bocah kelas 3 SD asal Pekanbaru, Riau.
Dia meminta sebuah kursi roda.
Nah, kali ini ada lagi surat yang dibuat oleh seorang anak untuk presiden ke-7 Indonesia, Joko Widodo.
(BACA: 4 Panduan Dasar Memelihara Tanaman Hias di dalam Rumah, Agar Rumah Tampak Sejuk)
Dikutip Grid.ID dari akun @bikinrame, Senin (9/4/2018), kali ini suratnya berasal dari bocah laki-laki asal Sulawesi Selatan.
Pada suratnya, ia memohon kepada Jokowi, sapaan akrab Joko Widodo, sebuah kaki palsu.
Ya, bocah laki-laki yang diketahui bernama Muh. Amin Syam itu terlahir tanpa memiliki kaki dan tangan kiri.
Sebelumnya, dia mengaku memiliki kaki palsu.
(BACA: Yuliast Mochamad Beri Jawaban Terkait Lamaran Penyanyi Opick)
Sayangnya, seiring bertambahnya usia, kaki palsu miliknya sudah tak muat lagi dipakai.
Dia berharap Jokowi mengabulkan permintaannya.
Sebab, ia ingin bisa melanjutkan sekolahnya kembali dengan kaki palsu tersebut.
Dia juga memiliki cita-cita mulia yaitu membahagiakan ibunya yang seorang janda.
(BACA: Diketahui Masih Melajang, Kartika Putri Lakukan Pemotretan untuk Keperluan Prewedding?)
Menurut ceritanya, Muh. Amin Syam telah ditinggalkan oleh sang ayah.
Sebab, berdasarkan berita yang didengarnya, sang ayah tak bisa menerima kenyataan memiliki anak yang tanpa tangan dan kaki seperti dirinya.
Dia menambahkan, jika kini ia hidup dengan menumpang di rumah saudara yang ekonominya juga pas-pasan.
Pada akhir suratnya ia kembali memohon agar Jokowi bersedia membantunya.
(BACA: Jaksa Ungkap Zumi Zola Setujui Pemberian Uang Suap Untuk DPRD)
Tak lupa dia juga mengucapkan terima kasih kepada presiden dan orang-orang yang nanti bersedia membantunya.
Selain foto surat yang ditulis Muh. Amin Syam, akun @bikinrame juga menyertakan video bocah laki-laki malang tersebut.
Semoga saja Jokowi cepat merespon suratnya ya.
Semoga juga Muh. Amin Syam bisa segera mencapai cita-citanya.
(BACA: Black Panther, Film Pertama yang Tayang di Arab Saudi Setelah 35 Tahun)
(*)
3 Bulan Nunggak SPP, Siswa SD Duduk di Lantai Jadi Tontonan Teman Sekelas, Pagi sampai Siang Tak Boleh Duduk di Bangku
Penulis | : | Anggerhana Denni Rahmawati |
Editor | : | Anggerhana Denni Rahmawati |