Laporan Wartawan Grid.ID, Mahdiyah
Grid.ID - Gempa yang terjadi di Mamuju, Sulawesi Barat, memakan banyak korban.
Gempa berkekuatan 6,2 SR ini terjadi pada Jumat (15/1/2021) pukul 01.28 WIB dini hari atau 02.28 waktu setempat.
Setidaknya ada 189 orang yang mengalami luka berat akibat gempa tersebut, sementara 637 orang lainnya mengalami luka ringan.
Melansir dari Kompas.com, Sabtu (16/1/2021), Pusdalops BNPB juga melaporkan jumlah korban meninggal akibat gempa tersebut mencapai 42 orang, dengan rincian 34 orang meninggal dunia di Kabupaten Mamuju dan delapan orang di Kabupaten Majane.
"189 orang tersebut di Kabupaten Mamuju mengalami luka berat dan dirawat pascagempa 6,2 SR yang terjadi pada Jumat (15/1/2021)," ujar Ketua Pusdalops BNPB, Raditya.
"Sedangkan di Kabupaten Majene, sekitar 637 orang mengalami luka ringan dan mendapatkan penanganan rawat jalan serta kurang lebih 15.000 orang mengungsi di 10 titik pengungsian," kata dia.
Dijelaskan lebih lanjut, saat ini pasien yang dirawat di rumah sakit terdampak juga sudah dievakuasi sementara ke RS Lapangan.
Salah satu korban meninggal adalah ibu dari Widya Mattaroeng.
Widya sangat terkejut saat mengetahui ibunya menjadi korban meninggal akibat gempa di Mamuju.
Melalui unggahannya di akun Facebook pribadi miliknya, ia mengaku kaget dan bingung karena jenazah ibunya belum dimandikan.
"Lihat, kasihan mama ku di sana, masih belum dimandikan dan dimakamkan," tulisnya.
Ia juga meminta tolong kepada relawan agar segera memandikan dan memakamkan ibunya.
"Para relawan, tolong, kasihan, kusadari bukan cuma mamaku, banyak yang lain," lanjutnya.
Diketahui bahwa ibunya meninggal karena tertimpa reruntuhan bangunan.
Widya pun mendoakan agar sang ibu khusnul khatimah.
"Mamaku Husnul Khatimah, surga tempatmu mama," tandasnya.
(*)
Source | : | Kompas.com,Facebook |
Penulis | : | Mahdiyah |
Editor | : | Nindya Galuh Aprillia |