Laporan Wartawan Grid.ID, Rizqy Rhama Zuniar
Grid.ID - Kabar mengenai kandasnya hubungan asmara Kaesang Pangarep dan Felicia Tissue sukses menyedot perhatian publik.
Pasalnya keduanya diketahui telah menjalin hubungan asmara selama 5 tahun.
Saat berpacaran, Kaesang bahkan kerap memamerkan potret kebersamaannya dengan Felicia di media sosial.
Keduanya bahkan digadang-gadang netizen akan naik ke pelaminan.
Berita mengenai putusnya Kaesang dengan Felicia itu pun sontak menggemparkan dunia jagat maya.
Bahkan beredar kabar bahwa Kaesang memutuskan Felicia via sambung telepon seluler dan meninggalkannya begitu saja tanpa ada kejelasan.
Selain itu, Kaesang juga dikabarkan telah menemukan tambatan hati pasca putus dengan Felicia Tissue.
Kaesang diduga tengah menjalin asmara dengan salah seorang karyawannya yang bernama Nadya Arifta.
Bak tak rela putrinya diputuskan oleh Kaesang, ibunda Felicia Tissue, yakni Meilia Lau pun kerap menyindir adik dari Gibran Rakabuming Raka tersebut lewat media sosial.
Seakan-akan masih belum terima putrinya ditinggalkan tanpa ada kejelasan, Meilia Lau kemabli mengunggah postingan baru di akun Instagram miliknya @meilia_lau, yang menyinggung soal 'ghosting'.
Kata 'ghosting' sendiri saat ini tengah marak digunakan kawula muda di Indonesia, yang menggambarkan keadaan dimana seorang memutuskan hubungan dengan pasangannya tanpa alasan yang jelas.
Dalam postingan yang diunggah pada Jum'at (12/3/2021), Meilia mengunggah beberapa foto berisi penjelasan mengenai 'ghosting'.
"Ghosting adalah keadaan ketika seseorang yang kita anggap peduli dengan kita menghilang tanpa komunikasi dan tanpa kejelasan sama sekali," tulis keterangan pada postingan pertama Meilia Lau.
Pada slide kedua, Meilia Lau mengunggah postingan yang berisi tentang dampak yang dirasakan oleh korban ghosting.
Dalam postingan tersebut dikatakan bahwa perasaan ditinggalkan dapat membuat korban ghosting menjadi trauma.
Lalu pada slide ke-3, Meilia Lau mengunggah postingan yang berisi dampak lain dari ghosting, antara lain bisa membuat depresi, marah, bingung, dan trauma.
Tak hanya memposting foto saja, lewat keterangan unggahannya tersebut, Meilia juga mengungkapkan kekhawatirannya akan keadaan sang putri yang menurutnya juga menjadi korban 'ghosting'.
"Bisa anda bayangkan, ketika jarak yang beda negara dan pandemi saat ini, dan tiba-tiba dia diperlakukan seperti itu, yang biasanya setiap hari mereka bekomunikasi lewat video call, tiba-tiba hilang, semua nomor telepon yang dihubungi tidak bisa," tulis Meilia Lau pada tulisan keterangan unggahannya.
"Betapa beratnya beban mental seorang putri kecilku yang ku timang-timang saat bayi dan kubesarkan hingga dewasa penuh kasih sayang," lanjutnya.
Di akhir tulisan keterangan unggahannya tersebut, Meilia Lau berpesan kepada para orangtua agar selalu dekat dengan anak mereka, agar anak tak merasa terbebani dengan masalah yang dihadapinya.
(*)
3 Bulan Nunggak SPP, Siswa SD Duduk di Lantai Jadi Tontonan Teman Sekelas, Pagi sampai Siang Tak Boleh Duduk di Bangku
Source | : | |
Penulis | : | Rizqy Rhama Zuniar |
Editor | : | Nurul Nareswari |