Laporan Wartawan Grid.ID, Ragillita Desyaningrum
Grid.ID – Olivia Jensen menceritakan pengalamannya setelah menerima vaksin Covid-19 yaitu vaksin AstraZeneca.
Melalui IGTV di Instagram @oliviajensen, aktris berusia 28 tahun ini menceritakan bahwa dirinya telah divaksinasi pada Sabtu (12/6/2021) siang.
Awalnya, Olivia mengaku tidak merasakan efek samping apa-apa hingga sore hari.
Namun, di malam hari yaitu sekitar pukul 7 hingga 8 malam, ia mulai merasa kedinginan dan badan ngilu.
Tanpa pikir panjang, Olivia pun memutuskan untuk tidur lebih awal.
Sayangnya, meski sudah dibawa tidur, efek samping vaksin Covid-19 yang dirasakannya pun tetap berlanjut.
Ibu dari satu anak ini bahkan sampai terbangun tengah malam karena tubuhnya terasa menggigil.
“Nah, tengah malem aku kebangun, badan menggigil banget, mulai demam, dan ngilunya mulai berasa sekali,” ujarnya.
Untuk meminimalisir efek samping ini, Olivia Jensen kemudian langsung mengonsumsi obat pereda nyeri yaitu paracetamol.
“Aku langsung minum paracetamol karena itu membantu untuk bisa aku tidur lagi,” lanjutnya.
Namun, keesokkan paginya, aktris yang membintangi film ‘Bukan Cinta Biasa’ itu kembali mengalami efek samping.
Untungnya, Olivia tidak panik dan menganggap bahwa paracetamol yang ia konsumsi sebelumnya mungkin sudah selesai bekerja.
Pada akhirnya, istri dari Arief Purnama itu kembali mengonsumsi paracetamol dan memutuskan untuk tidur.
Beruntung, kondisi Olivia Jensen sudah lebih fit pada sore harinya sehingga ia bisa beraktivitas dengan normal.
Baca Juga: Ahli Beberkan 8 Fakta yang Terjadi Pada Tubuh Usai Vaksinasi Covid-19, Nomor 5 Paling Penting!
Bahkan, Olivia mengaku sempat jalan-jalan sore karena tubuhnya sudah jauh lebih segar.
Karenanya, di malam kedua setelah vaksin, Olivia bisa tidur dengan normal tanpa harus minum paracetamol lagi.
Terlepas jenis vaksinnya, efek samping setelah divaksin umumnya adalah hal yang wajar dan normal terjadi.
Seperti yang diwartakan Tribunnews.com, menurut CDC, efek samping setelah vaksinasi adalah tanda bahwa tubuh sedang membangun perlindungan.
Untuk meminimalisir efek sampingnya, mengonsumsi obat pereda nyeri seperti paracetamol memang dianjurkan.
Hal inilah yang dikatakan oleh Ketua Komisi Nasional Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (Komnas KIPI), Prof. Hindra Irawan Satari.
"Silakan (minum obat pereda nyeri), memang direkomendasikan," ujar Hindra yang dikutip dari Kompas.com.
Hindra juga menyarankan masyarakat untuk tidak perlu takut sebab obat pereda nyeri tidak akan mempengaruhi efektivitas vaksin.
"Tidak memengaruhi. Untuk mengantisipasi KIPI, penerima vaksin pastikan dalam keadaan sehat dan percaya bahwa vaksin ini aman dan memberikan cukup perlindungan," lanjut dia.
(*)
Beda dengan Ahmad Dhani dan Ari Bias, Opick Ungkap Alasan Ikhlas Lagunya Dinyanyikan Orang Tanpa Royalti
Source | : | Kompas.com,Instagram,Tribunnews.com |
Penulis | : | Ragillita Desyaningrum |
Editor | : | Nindya Galuh Aprillia |