Laporan Wartawan Grid.ID, Ines Noviadzani
Grid.ID - Kehidupan rumah tangga Ammar Zoni dan Irish Bella sedang diuji hingga sekarang.
Ammar Zoni selakum suami membeberkan alasan Irish Bella belum menggugat cerai dirinya hingga saat ini.
Seusai bebas dari penjara karena terseret kasus narkoba, sang istri Irish Bella ternyata belum melayangkan gugatan cerai padanya.
Dilansir Tribun Seleb (30/10/2023), Ammar Zoni membenarkan hal tersebut.
Sang istri masih tetap ingin menjalin rumah tangga dengannya adalah karena mempertimbangkan perasaan yang sudah terjalin selama ini.
"Alhamdulillah sampai saat ini sih belum (gugatan cerai), belum ada," ujarnya.
Namun Ammar Zoni juga tak menyalahkan bila sang istri sempat ingin melakukan gugatan.
"Irish sempat ada terpikir untuk melakukan gugatan. Tapi sampai saat ini pun kita bicara masalah perasaan, gak cuma kekecewaan aja di sini, tapi perasaan yang sudah kita jalin bersama, membuat dia sampai saat ini juga belum memberikan gugatan dan saya harap juga enggak," beber Ammar.
Selain itu, saat ini Ammar Zoni sedang berusaha untuk bisa mengambil hati istrinya lagi.
Baca Juga: Pernah Alami Keguguran hingga Linglung, Irish Bella Akui Keluarganya Sempat Saling Menyalahkan
Hal itu karena dirinya tidak menginginkan gugatan cerai dari Irish.
"Masih berusaha terus untuk bisa mengambil hatinya Irish lagi sih sekarang," ujarnya.
Bahkan Ammar Zoni sampai memperjuangkan hati Irish dengan menyampaikan kepada ibunda Irish.
"Sudah saya sampaikan juga sama ibunya Irish, mertua saya, pada prinsipnya saya akan terus berjuang, bagaimanapun caranya," tutur Ammar, dilansir dari Kompas.com (30/10/2023).
Namun Ammar juga menyadari bahwa segala usaha yang dilakukannya akan sia-sia bila Tuhan tidak menghendaki.
"Walaupun Irish memberikan satu persen celah, saya akan kejar, saya akan usahakan. Tapi pada akhirnya kembali lagi, Allah yang menggerakkan perasaan orang," terangnya.
Ammar Zoni sendiri baru saja bebas dari penjara pada Rabu (04/10/2023) setelah menjalani masa hukuman pidana 7 bulan penjara dalam kasus narkoba.
(*)
Source | : | Kompas.com,Tribunnews.com |
Penulis | : | Ines Noviadzani |
Editor | : | Silmi |