Grid.ID - Tahun Baru Imlek 2025 bakal segera tiba.
Segala hal terkait perayaan Imlek pun sudah mulai dilakukan terkhusus kaum Tionghoa dan masyarakat lainnya.
Namun siapa sangka, dalam perayaan Imlek ternyata terdapat larangan atau hal yang seharusnya tidak dilakukan menjelang atau saat Imlek tiba.
Salah satunya yakni dilarang untuk menyapu.
Namun benarkah larangan tersebut benar adanya dan wajib dilakukan?
Dilansir dari Kompas.com dan Kompas TV, Rabu (22/1/2025), pantangan menyapu saat Imlek menurut Ketua Umum Niciren Syosyu Indonesia (NSI), Suhadi Sendjaja diasumsikan munculnya dengan tujuan agar seseorang melakukan kegiatan bersih-bersih sebelum perayaan Imlek.
"Artinya, pada 1 Imlek (hari pertama Imlek) itu sudah bersih, karena sudah perayaan, kita bergembira ria, dan saling bersuka cita," ujar Suhadi.
Meski begitu, apabila ada yang melanggar juga tak langsung dicap akan mengalami hal buruk juga.
"Kalau (lantai) kotor, ya disapu, enggak ada masalah, jangan mengarah ke takhayul," imbuh Suhadi.
Lebih lanjut, Suhadi menyarankan masyarakat Tionghoa untuk tak lantas menjadikan larangan-larangan sebagai pegangan menyambut Tahun Baru Imlek.
Pasalnya, Tahun Baru Imlek harus disambut dengan hati dan pikiran yang bersih dan baik.
Baca Juga: Sejarah Jeruk Mandarin Selalu Ada Saat Perayaan Imlek, Ternyata karena Memiliki Makna dan Simbol Ini
Source | : | Kompas.com,KOMPAS TV |
Penulis | : | Siti M |
Editor | : | Siti M |