Penumpang dan kru pesawat berusaha menyelamatkan diri saat jet pribadi mereka jatuh dan terbelah dua di salah satu 'bandara paling rawan kecelakaan' di muka bumi
Grid.ID - Pesawat itu mendarat di Bandara Internasional Toncontin di Tegucigalpa, Honduras, Selasa (22/5/2018), pukul 11:15 waktu setempat.
Nahas, sesaat mencapai landasan, pesawat tergelincir, menembus jalan raya, membelok dan menerabas selokan.
Beruntung tak ada korban jiwa dalam kecelakaan pesawat mengerikan tersebut. Sembilan orang di dalamnya selamat.
Internet, Ancaman Bagi hewan yang Dilindungi dan Terancam Punah
Dalam sebuah rekaman video yang tersebar, tampak warga kota El Pedegral bahu membahu mengevakuasi para korban.
Sementara petugas sibuk memadamkan api di sela tubuh pesawat yang terbelah dua.
Pedro Atala, salah seorang warga yang turut mengevakuasi korban mengungkapkan tak ada yang terluka dalam kejadian tersebut dan beruntung kejadian lebih buruk berhasil dihindarkan.
Berdasarkan keterangan Badan Penerbangan Sipil Honduras, pesawat jet G200 Gulfstream putih itu berangkat dari Austin, Texas menuju Bandara Internasional Toncontin.
Hari ini dalam Sejarah: Pasangan Kriminal yang Sempat Gemparkan Amerika Ditembak Mati
Sementara Presiden Honduras, Juan Orlando Hernandez mengungkapkan di Twitter bahwa semua korban terluka berada dalam kondisi stabil.
Paska kejadian tersebut, Bandara Internasional Toncontin sempat ditutup. Semua jadwal penerbangan saat itu pun dihentikan.
Bandara akhirnya kembali beroperasi pukul 15:15 waktu setempat.
Rekaman CCTV Ungkap Kasus Penculikan Wanita di Bandara
Dikelilingi pegunungan dan pemukiman warga, bandara Tegucigalpa dikenal sebagai bandara dengan tingkat pendaratan yang sangat sulit bagi para pilot.
Pada tahun 2008, tak jauh dari lokasi kejadian, pernah sebuah pesawat jatuh dan menewaskan lima orang penumpang.
Menyikapi kondisi geografis Bandara Internasional Tegucigalpa yang rawan kecelakaan, sebuah bandara internasional baru tengah dibangun, berjarak 50km (31 mil) dari ibukota. (*)
Nyesek, Abidzar Ternyata Sempat Jedotin Kepalanya ke Tembok Usai Tahu Uje Meninggal, Umi Pipik: Dia Nyalahin Dirinya
Source | : | express.co.uk,newsweek.com |
Penulis | : | Aditya Prasanda |
Editor | : | Aditya Prasanda |