Baca Juga : Dikepung Pria Telanjang Hingga Pemerkosaan, Kejamnya Nasib Tentara Wanita Inggris Saat 'Dipelonco'
Dirinya ingin kembali diterima di Inggris karena merasa menjadi korban ISIS.
"Kalau saya tidak pernah menyakiti orang dalam empat tahun saya di Syria, ancaman macam apa yang akan saya lakukan di Inggris?" jelas Tooba lagi.
Padahal berdasarkan penelusuran, Tooba diketahui selalu membanggakan aksi keji teroris ISIS di Internet pada 2016.
Baca Juga : Kisah Tragis Lamiya, Perempuan yang Dipaksa Jadi Budak Seks Isis dan Memakan Anaknya Sendiri Tanpa Sadar
Dirinya bahkan pernah menyebut Inggris sebagai 'negara menjijikkan' dan mensyukuri kejadian teror di Teater Paris pada 2015 lalu.
Tooba merupakan anak tertua dari salah satu pengusaha sukses di London.
Tooba sudah menikah dua kali dan mempunyai dua orang anak, namun kedua suaminya sudah terbunuh di medan perang.
Baca Juga : Bermula dari Perang Komentar di Sosmed, Penyanyi Barbie Nouva Hampir Kena Tinju Seorang Manajer Artis
Setelah suaminya tiada, dirinya terus-terusan berpindah dari satu desa ke desa yang lain.
Hingga akhirnya berakhir di pengungsian karena ditahan saat akan melewati Turki.
(*)
Viral, Gadis Anak dari Pengepul Barang Bekas Ini Berhasil Jadi Sarjana, Auto Bangga Pamer Foto di Atas Gerobak Orang Tua
Source | : | Kompas.com,Daily Mail |
Penulis | : | Angriawan Cahyo Pawenang |
Editor | : | Angriawan Cahyo Pawenang |