Melimpahnya hasil tambang, membuat kota ini mencapai puncak kejayaan dan menjadi kota terbesar di kawasan Pilbara pada tahun 1950-an.
Berkurangnya permintaan akan asbes, membuat pertambangan di wilayah ini ditutup pada tahun 1996.
Akibatnya, banyak penduduk yang kemudian mencari mata pencaharian ke daerah lain.
Pada tahun 2007, kota ini secara resmi ditutup.
Pemerintah Australia bahkan sudah menghapus keberadaannya dari peta. Kini, masih ada tiga orang yang tetap bertahan di Wittenoom.
Ruby, Arizona
Layaknya Wittenoom yang ditinggalkan akibat berkurangnya permintaan hasil tambang, Kota Ruby di Arizona juga mengalami hal serupa.
Tambang di kota ini pertama kali berdiri pada tahun 1870-an, sedangkan Kota Ruby pada 1910.
Pertambangan di daerah ini menghasilkan beberapa mineral berharga seperti, emas, perak, seng, dll.
Namun sayang, reputasi Ruby sebagai daerah pertambangan harus hancur dengan adanya peristiwa pembunuhan.
Daerah sekitar kota ini menjadi tempat bagi tiga pembunuhan mengerikan yang memakan korban hingga enam orang.
Profil Agnes Jennifer, Selebgram dan TikTokers Tajir Melintir yang Bongkar Perselingkuhan
Penulis | : | None |
Editor | : | Winda Lola Pramuditta |