Pada 28 Oktober 2021, harga SHIB pernah mencapai titik tertingginya senilai 0,00008616 dollar AS. Sementara itu, harga terendah yang pernah tercatat terjadi pada 28 November 2020, yaitu hanya senilai 0,00000000005637 dollar AS.
Saat ini, harga SHIB masih 76,98 persen lebih rendah dari rekor tertingginya. Namun, jika dibandingkan dengan harga terendah sepanjang masa, SHIB telah mengalami kenaikan hingga 35.188.356,25 persen.
Ini berarti nilai SHIB telah meningkat jutaan kali lipat sejak titik terendahnya.
Selain dua koin tersebut, hadir juga jaringan RippleNet untuk transaksi keuangan. Berikut penjelasannnya.
Baca Juga: Ruben Onsu Ternyata Sering Bantu Anak Desy Ratnasari Sejak SMA, Nasywa Ngaku Nyaman
RippleNet
RippleNet adalah jaringan pembayaran global yang dikembangkan oleh Ripple untuk membantu bank dan perusahaan keuangan melakukan transaksi lebih cepat, murah, dan aman dibandingkan sistem perbankan tradisional.
Jika biasanya transaksi antarbank internasional bisa memakan waktu berhari-hari dan dikenakan biaya tinggi, RippleNet memungkinkan transaksi selesai dalam hitungan detik dengan biaya yang jauh lebih rendah.
RippleNet juga dapat mendukung berbagai mata uang, baik mata uang fiat (seperti Dolar dan Euro) maupun cryptocurrency, seperti Bitcoin dan Ethereum.
Teknologi ini sangat membantu perusahaan-perusahaan keuangan dalam meningkatkan efisiensi dan mengurangi biaya operasional.
RippleNet memiliki biaya transaksi minimum yang jauh lebih murah dibandingkan biaya transfer bank internasional atau blockchain lain seperti Bitcoin dan Ethereum, yakni hanya sebesar 0,00001 dollar AS.
Biaya transaksi ini diadakan agar sistem tetap aman. Sebab, apabila transaksi di RippleNet dihadirkan secara gratis, sistem bisa diserang oleh hacker melalui serangan Distributed Denial-of-Service (DDoS), yaitu mengirim ribuan hingga jutaan transaksi palsu untuk membebani jaringan hingga lumpuh.
Itulah penjelasan tentang XRP, Shiba Inu, dan RippleNet. Untuk kamu yang tertarik bertransaksi di RippleNet atau berinvestasi di dua koin tersebut, pastikan untuk memahami teknologi, fungsi, dan potensi setiap aset sebelum berinvestasi.
Profil Nadin Amizah, Penyanyi yang Viral Usai Ngaku Menyesal Ikut Ajang Pencarian Bakat, Ini Alasannya!
Penulis | : | Yasmin FE |
Editor | : | Sheila Respati |